Zaezura Sosialisasikan Kembali PHBS dan Manfaat Gunakan Masker

DALAM rangka Bulan Timbang dan pemberian vitamin A, Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Zaenab Zuraidah Latif, SE kunjungi Posyandu Mangga 1 Desa Karang Anyar, Kecamatan Kwanyar, Selasa (18/8/20).

This slideshow requires JavaScript.

 

Kehadiran istri Bupati Bangkalan tersebut disambut langsung Camat Kwanyar Hoirur, Kapolsek AKP Andi Bahtiar, Danramil Kapten Inf Mohammad Saifudin, Kepala Puskesmas NS. Mohammad Toha, S.Kep. Menkes, PLKB Abul Hasan, S.Sos  MM, Bidan Koordinator Ika Dwi Hapsari, dan Kepala Desa Karang Anyar Moh. Amin beserta Ibu.

Kedatangan sosok yang akrab disapa Zaezura ini juga disambut para kader posyandu dengan Yel Yel “Posyandu Posyandu I Love You, I Miss You Imunisasi, Ayo Rajin ke Posyandu”.

Sambutan tersebut selalu dirasakan Zaezura saat turun langsung ke desa bertemu warga masyarakat.

Pada kesempatan itu Zaezura juga mengimbau kembali tentang adaptasi kebiasaan baru untuk sinergi bersama dalam pencegahan Covid-19 dengan rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.

“Tentunya, dari tahun kemarin saya keliling ke desa-desa selalu mengingatkan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), juga mengingatkan kembali dalam pemberian ASI agar selalu menjaga kebersihannya,” kata Zaezura.

Untuk itu, Srikandi Bangkalan ini mengajak warga masyarakat untuk mengambil hikmah di masa pandemi Covid-19 ini dengan terbiasa menggunakan masker, karena penyakit menular sebelum Corona itu ada, salah satunya TBC.

“Mari kita sama sama sosialisasikan satu orang mengajak tiga orang di dalam rumah dan 10 orang di sekeliling kita untuk bermasker. Manfaat menggunakan masker tidak hanya untuk pencegahan Covid-19 saja, tapi juga segala macam penyakit menular akibat pernafasan,” kata Zaezura kepada warga masyarakat.

Dalam sambutan terakhirnya, Zaezura juga mengingatkan kepada para orangtua untuk selalu menjaga putra putrinya dari peredaran gelap narkoba dan bahaya penyalahgunaanya.

“Cerminan rasa syukur itu pada diri kita yang bahagia, tidak merugikan/membuat sakit orang lain dan bikin susah dalam hal apapun, tanamkan itu. Kita menggunakan masker ini adalah contoh kita tidak menyusahkan orang lain, berarti kita sudah menjadi penebar bahagia bukan menebarkan penyakit. Mari bersama sama ucapkan Saya Bahagia dan Saya Penebar Bahagia,” kata Zaezura dalam pesannya. WAID/MCM – JATIM